Snowcake, Oleh-oleh Kekinian dari Surabaya

brt739644465-1

Berkahcatering – Ada kue lapis yang sedang Hits dan menarik perhatian banyak pecinta kuliner yaitu Surabaya Snowcake. Oleh-oleh lapis pastry yang akan memanjakan lidah para pecinta kuliner.

Berlokasi di Jalan Flores 15 Surabaya, outlet Snowcake ini baru saja diresmikan pada 19 Desember 2016 lalu.

Opening outlet ini langsung dihadiri oleh owner Zaskia Sungkar dan Irwansyah. Kehadiran snowcake ini menjadi sangat pas ditengah panasnya kota Surabaya.

Snowcake ini adalah revolusi dari kue lapis yang ada sebelumnya, sengaja dibuat sesuai selera semua kalangan khususnya generasi muda yang suka berkuliner ria mencoba berbagai menu baru.

Snowcake ini sangat cocok disajikan bersama teh hangat atau kopi, serta dijadikan cemilan ketika moment kumpul bersama keluarga.

Jumlah lapisan dalam lapis Snowcake ini ada tiga. Bagian atas dan bawahnya diapit oleh kue kering yang krenyes, sedangkan di bagian tengah ada spiku (Bolu lembut) denagn varian rasa yang berbeda.

Sesuai dengan namanya, snowcake, diatas kue ditaburi denagn gula pasir putih yang mempercantik tampilan lapis ini, juga membuatnya menjadi lebih manis.

Surabaya snowcake memiliki lima varian rasa, caramel, cheese, choco-banana, vanilla, dan choco-greentea. Kelima varian rasa tersebut akan memanjakan lidah saat gigitan pertama. Tekstur kue yang lembut dengan apitan krepes membuat lapis snowcake ini terasa lebih gurih.

Untuk rasa keju, dibagian tengah kue keju akan terlihat lumer dan menyatu dengan lapisan bolu, taburan keju juga penuh pada bagian atas snowcake ini.
Sedangkan rasa caramel dan vanilla, akan terlihat sangat menggoda karena bau wanginya yang khas. Untuk mix choco-banana, vanilla, dan choco-greentea adalah perpaduan choco yang lezat dan greentea serta pisang yang tak kalah menggoda.

Untuk bisa menikmati snowcake ini, tak perlu merogoh kantong dan menghabiskan uang, kisaran harga hanya Rp.55.000- Rp.59.000 untuk setiap box. Snowcake sudah bisa dinikmati bersama keluarga.

“Gak nyesel sudah beli snowcake ini, rasanya enak dan nagih, teksturnya lembut, serta krepesnya super gurih” ucap Susi ketika ditemui reporter beritajatim di outlet Surabaya snowcake (06/01/17)

Bagi para pecinta kuliner atau kue lapis, jika berkunjung ke Surabaya tidak lengakap rasanya jika tidak membawa oleh-oleh lapis snowcake yang sedang hits ini.

Nasi Cumi Muantap di Jalan Waspada Surabaya Sejak 1917

brt44005635

Berkahcatering – Kota Surabaya memiliki banyak destinasi kuliner yang beragam, banyak angkringan cafe tersebar di beberapa wilayah di Surabaya.

Namun, tidak sedikit pula warung nasi yang menjamur di Kota pahlawan ini. Penggemar kuliner tanah air khususnya yang suka sekali dengan seafood, ada rekomendasi kuliner yang siap memanjakan lidah.

Warung nasi cumi-cumi waspada yang terkenal di Suarabaya adalah salah satu kuliner yang sering dikunjungi oleh penikmat kuliner.

Warung ini menyajikan 3 paket menu makan yang terdiri dari nasi biasa, nasi campur dan nasi komplit, ke tiga paket ini masing-masing berisi beberapa jenis lauk seperti cumi-cumi, jeroan ayam, peyek udang, mie, dan telor.

Berlokasi di jalan Waspada, belakang Pasar Atom Surabaya warung tenda semi permanen ini berdiri di pinggir jalan dan buka selama 24 jam.

Meskipun tempat makan ini kecil dan sederhana, soal rasa jangan ditanya, karena memang gurih dan lezat.

Menariknya warung ini sudah berdiri selama empat generasi dari tahun 1917, dengan menjajakan menu yang sama dan berlokasi tempat yang sama.

Warung ini terkenal dengan nasi cumi-cumi nya yang enak dan khas dari bumbunya. Buka setiap hari dengan tingkat keramaian pada pukul 7 malam hingga tengah malam, jadi tidak perlu khawatir kehabisan menu spesial ini karena warung nasi cumi-cumi memasak stok lebih banyak untuk pelanggan nya.
Harga yang dipatok untuk 1 porsi nasi cumi beragam, nasi cumi-cumi biasa Rp.18.000,- nasi campur Rp.23.000,- nasi komplit Rp.28.000,- cukup terjangkau dengan rasanya yang enak.

“Banyak pelanggan yang datang untuk singgah sekedar untuk makan dan memesan nasi cumi-cumi untuk dibawa pulang, soalnya saya juga menerima pesanan nasi cumi-cumi untuk acara-acara. Apalagi buka 24 jam mau ga mau kami memang sudah siapkan stok cumi-cumi lebih banyak dirumah. kalo habis tinggal telfon dan minta diantarkan ke warung,” ujar Atun penjual nasi cumi-cumi.

Banyak yang menjajakan nasi cumi-cumi yang sama di wilayah surabaya khususnya di jalan waspada sendiri, namun nasi cumi-cumi yang terkenal ini seringkali mendapati komentar dari penikmat kuliner lainya yang terkecoh , karena pernah membeli nasi cumi-cumi namun berbeda seperti yang banyak diberitakan selama ini.

Sebagai acuan untuk tidak salah membeli, nasi cumi-cumi ini memilki banner berwarna kuning dan tertera beberapa tampilan foto dari tokoh artis yang pernah singgah di warung nasi cumi-cumi yang kini dikelola oleh generasi ke empat dari anak Ibu Atun.

Ibu Atun (42) menegaskan bahwa warung nasi cumi-cumi ini tidak membuka cabang dimana pun.

“Memang benar, banyak orang mengeluh seperti itu. tapi saya sudah tegaskan bahwa nasi cumi-cumi ini tidak buka cabang dimana pun. sudah ada tulisan di banner menu tidak menerima cabang. saya memang pernah untuk ditawari membuka cabang seperti di Malang, Jakarta dan lainya. Tapi saya tidak mau karena beda yang masak, beda juga rasanya,” ujar ibu Atun generasi ke 3 warung nasi jalan Waspada.

Selain tidak membuka cabang warung nasi cumi-cumi ini bekerja sama dengan Go-jek, sehingga pelanggan dan penikmat kuliner nya bisa mengakses go-food untuk menikmati nasi cumi-cumi yang terkenal di Surabaya ini.

Beberapa artis pernah mencicipi kuliner seefood satu ini seperti Pak Bondan, Junior Lim, Baim wong dan sederet artis lainya.

Jadi, penggemar kuliner tidak akan kecewa dengan rasa yang disuguhkan dan kemudahan dalam membeli.

Mencicipi Pecel Semanggi; Kuliner Khas Surabaya yang Mulai Langka

58798c4edd685-mencicipi-pecel-semanggi-kuliner-khas-surabaya-yang-mulai-langka_663_382

Berkahcatering – Makanan Jawa Timur mayoritas memang dikenal dengan rasa yang dominan asin, seperti Balap Lontong yang sudah saya posting sebelumnya. Namun nyatanya tidak semua demikian. Ada satu kuliner khas Kota Surabaya yang rasanya dominan manis, bahkan terlampau manis bagi saya yang berlidah Jawa Tengah. Kuliner khas tradisional ini konon sudah mulai langka dan sulit ditemukan. Mereka biasa menyebutnya dengan semanggi atau dikenal juga dengan pecel semanggi.

Masih ditemani kedua teman saya dari Surabaya, saya diajak ke Taman Bungkul. Di taman inilah salah satu tempat dimana kita masih bisa menemukan pecel semanggi. Setelah berjalan memutari taman, akhirnya saya menemukannya di bagian belakang taman yang banyak dijumpai penjual makanan. Seorang ibu mengenakan kain jarit tampak duduk menunggu pelanggan dengan tenggok (wadah anyaman bambu) di depannya. Kamipun menghampirinya, dan saya segera memesan 1 porsi untuk saya cicipi. Tak butuh waktu yang lama untuk meraciknya, 1 pincuk semanggi pun sudah berpindah ke tangan saya hanya dengan membayar Rp8.000,-

Seperti namanya, semanggi merupakan olahan yang berbahan dasar daun semanggi. Daun semanggi ini dimasak dengan direndam air panas (bisa juga dikukus) dan disajikan dalam sepincuk daun pisang bersama tauge dan kangkung rebus. Ketiga bahan tersebut kemudian disiram dengan saus dan ditambah dengan kerupuk puli. Alih-alih disiram saus kacang seperti yang sering kita jumpai pada pecel pada umumnya, semanggi ini menggunakan saus yang berbahan dasar ubi/ketela rambat, kacang tanah, dan gula merah. Dengan saus yang berbahan dasar ubi yang memiliki rasa manis, tentu semanggi ini memiliki rasa yang dominan dengan rasa manis pula. Apalagi saus tersebut masih ditambah dengan gula merah. Sementara tekstur daun semanggi sendiri sangat empuk dan sausnya sangat lembut. Uniknya, kita dapat menyantap semanggi ini menggunakan kerupuk puli sebagai pengganti sendok.

Ternyata semanggi ini tidak hanya dapat kita jumpai di Surabaya saja, tapi juga di kota lain di Jawa Timur seperti Banyuwangi. Namun semanggi tersebut memiliki sedikit perbedaan khususnya pada saus atau bumbunya. Nah, karena sudah semakin sulit menemukan penjual semanggi di Surabaya tidak ada salahnya jika saat berkunjung ke kota ini sempatkan untuk berburu kuliner yang satu ini. 🙂