58798c4edd685-mencicipi-pecel-semanggi-kuliner-khas-surabaya-yang-mulai-langka_663_382

Berkahcatering – Makanan Jawa Timur mayoritas memang dikenal dengan rasa yang dominan asin, seperti Balap Lontong yang sudah saya posting sebelumnya. Namun nyatanya tidak semua demikian. Ada satu kuliner khas Kota Surabaya yang rasanya dominan manis, bahkan terlampau manis bagi saya yang berlidah Jawa Tengah. Kuliner khas tradisional ini konon sudah mulai langka dan sulit ditemukan. Mereka biasa menyebutnya dengan semanggi atau dikenal juga dengan pecel semanggi.

Masih ditemani kedua teman saya dari Surabaya, saya diajak ke Taman Bungkul. Di taman inilah salah satu tempat dimana kita masih bisa menemukan pecel semanggi. Setelah berjalan memutari taman, akhirnya saya menemukannya di bagian belakang taman yang banyak dijumpai penjual makanan. Seorang ibu mengenakan kain jarit tampak duduk menunggu pelanggan dengan tenggok (wadah anyaman bambu) di depannya. Kamipun menghampirinya, dan saya segera memesan 1 porsi untuk saya cicipi. Tak butuh waktu yang lama untuk meraciknya, 1 pincuk semanggi pun sudah berpindah ke tangan saya hanya dengan membayar Rp8.000,-

Seperti namanya, semanggi merupakan olahan yang berbahan dasar daun semanggi. Daun semanggi ini dimasak dengan direndam air panas (bisa juga dikukus) dan disajikan dalam sepincuk daun pisang bersama tauge dan kangkung rebus. Ketiga bahan tersebut kemudian disiram dengan saus dan ditambah dengan kerupuk puli. Alih-alih disiram saus kacang seperti yang sering kita jumpai pada pecel pada umumnya, semanggi ini menggunakan saus yang berbahan dasar ubi/ketela rambat, kacang tanah, dan gula merah. Dengan saus yang berbahan dasar ubi yang memiliki rasa manis, tentu semanggi ini memiliki rasa yang dominan dengan rasa manis pula. Apalagi saus tersebut masih ditambah dengan gula merah. Sementara tekstur daun semanggi sendiri sangat empuk dan sausnya sangat lembut. Uniknya, kita dapat menyantap semanggi ini menggunakan kerupuk puli sebagai pengganti sendok.

Ternyata semanggi ini tidak hanya dapat kita jumpai di Surabaya saja, tapi juga di kota lain di Jawa Timur seperti Banyuwangi. Namun semanggi tersebut memiliki sedikit perbedaan khususnya pada saus atau bumbunya. Nah, karena sudah semakin sulit menemukan penjual semanggi di Surabaya tidak ada salahnya jika saat berkunjung ke kota ini sempatkan untuk berburu kuliner yang satu ini. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s